Kategori
Cooking

Mari Mengenal Teknik Moist Heat Cooking, Agar Tidak Salah

Mari Mengenal Teknik Moist Heat Cooking, Agar Tidak Salah

Mari Mengenal Teknik Moist Heat Cooking, Agar Tidak Salah – Buat kalian yang baru belajar masak, pasti sudah mendengar dan membaca banyak istilah memasak. Saking banyaknya, kamu sering tertukar dan salah mengartikan istilah-istilah tersebut.

Melansikan dari https://armyants.org/ Salah satunya merupakan moist heat cooking atau lebih mengenal dengan teknik memasak panas basah menggunakan media air atau uap air. Biar nggak bingung lagi.

1. Boiling

Yang pertama ada boiling. Boiling atau merebus merupakan teknik memasak dalam cairan yang mendidih. Teknik ini sering dipakai untuk mengolah berbagai jenis makanan, salah satunya sup.

Ada tips penting nih agar sup buatan kamu lebih nikmat. Masukkan daging bersamaan dengan air ke dalam panci agar kamu mendapatkan kaldu yang lebih kuat dan jernih.

Setelah itu, baru masukan sayuran agar kandungan vitamin di dalamnya tidak hilang. Selain itu, memasukkan sayuran di bagian terakhir dapat menjaga warna sayuran tetap cerah dan teksturnya tetap terjaga.

2. Simmering

Teknik memasak yang satu ini hampir sama dengan boiling. Hanya saja simmering dapat lakukan untuk bahan makanan bertekstur padat secara perlahan menggunakan api kecil. Teknik simmering dilakukan untuk mendapatkan tekstur yang lebih lembut.

Kamu bisa menggunakan teknik yang satu ini untuk mengolah sop iga, sop buntut, atau rebung untuk bahan isian lumpia.

3. Stuffing

Stuffing merupakan memasak bahan makanan dalam cairan atau saus dengan perbandingan 1 : 1 dalam waktu yang lama. Teknik ini sering menggunakan dalam hidangan kontinental untuk mengolah daging merah seperti daging sapi, domba, atau rusa.

Sebelum masuk ke tahap stuffing, daging yang sudah potong dadu maka tumis terlebih dahulu bersama bumbu dan rempah lain. Baru setelah itu kita dapat memasukkan kaldu, air, santan, atau cairan lainnya untuk kemudian masak perlahan-lahan menggunakan api kecil.

4. Poaching

Poaching merupakan proses memasak bahan makanan dalam cairan yang terbatas dan api kecil. Tidak sedikit orang menggunakan api besar saat mengolah bahan makanan menggunakan teknik poaching ini.

Teknik poaching sering pergunakan untuk menjaga tekstur bahan makanan agar tetap lembut saat santap. Telur, ikan, dan beberapa jenis buah sering terolah menggunakan teknik tersebut.

5. Blanching

Blanching merupakan merebus bahan makananĀ  dalam air mendidih dalam waktu singkat. Selain mematangkan, tujuan blanching merupakan untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada bahan makanan. Blanching sering pergunakan karena dapat mematangkan bahan makanan tanpa mengubah warna, bentuk, dan tekstur.

Agar proses blanching maksimal, pastikan air yang pergunakan benar-benar mendidih saat kamu akan memasukan bahan makanan.

6. Steaming

Steaming atau mengukus merupakan teknik memasak menggunakan uap panas. Teknik memasak yang satu ini sering pergunakan dalam mengolah hidangan nusantara maupun oriental. Sebut saja pepes, nasi tim, sampai cilok.

Teknik ini cocok pergunakan untuk kamu yang sedang menjalani program d’iet karena dapat mematangkan makanan tanpa merusak bentuk, rasa, dan nilai gizi makanan itu sendiri.