Kategori
Cooking

Tips Aman Menggoreng Cimol

Tips Aman Menggoreng Cimol

Tips Aman Menggoreng Cimol – Bandung memang dikenal sebagai surga jajanan. Sebagian besar camilan dan makanan yang berasal dari kota ini sunggulah lezat hingga sulit untuk dilupakan. Begitu pula dengan cimol Bandung. Cimol adalah makanan ringan yang dibuat dari tepung kanji. Cimol berasal dari kata (Bahasa Sunda aci digemol) yang artinya tepung kanji dibuat bulat-bulat.

Menggoreng adalah proses memasak yang paling banyak digunakan dalam mematangkan sebuah makanan. Tidak terkecuali dengan cimol dan olahan “aci” lainnya. Hanya saja, saat menggoreng cimol, cireng, dan camilan lainnya yang terbuat dari bahan dasar aci atau tepung tapioka, mereka sering kali meledak dan menciptakan cipratan minyak panas maha dahsyat.

Cukup untuk membuat kita panik, ketakukan, terkena serangan jantung ringan, dan tentu saja, luka bakar yang membuat kulit kita kemerahan dan perihnya gak seberapa tapi nyiksa banget. Jadi, gak heran kalau beberapa orang memakai alat pelindung berupa helm dan jas hujan saat menggoreng jajanan masa kecil yang melegenda ini.

Cimol yang terbuat dari aci atau kanji ini sebenarnya merupakan jajanan sederhana. Namun karena sensasi dimakannya yang seru, maka cimol punya penggemar tersendiri. Apalagi jika cimol dimakan dengan saus kacang, digoreng dengan telur, hingga ditaburi dengan bumbu bubuk.

Untuk memuaskan hasrat untuk makan cimol, kamu sebenarnya tak perlu jauh-jauh pergi ke Bandung. Sebab kamu pun bisa membuatnya sendiri di rumah. Jajanan buatan rumah ini tentu saja juga aman untuk dikonsumsi setiap hari karena kamu bisa menggunakan bahan pilihan.

Perkecil ukuran cimol dan olahan aci lainnya

Sebagai aksi pencegahan, kamu bisa memulainya dengan memperkecil ukuran cimol, cireng, pempek, otak-otak, dan olahan aci lainnya. Ukuran cimol yang lebih kecil mampu mempercepat proses penggorengan karena lebih cepat matang. Dan tentunya memperkecil risiko terkena cipratan minyak panas. Intinya, mencegah itu lebih baik daripada mengobati, bukan?

Gunakan api kecil

Nah, yang satu ini yang paling penting. Gunakan api kecil saat menggoreng olahan aci. Itu karena suhu minyak goreng yang terlalu panas dapat memicu adonan cimol dan olahan aci lainnya untuk meledak dan menciptakan cipratan minyak panas yang tidak di inginkan.

Jika dari dalam wajan mulai terlihat mengeluarkan asap saat menggoreng cimol, segera matikan kompor. Itu artinya suhu minyak terlalu panas. Tunggu beberapa saat sampai asap dari dalam wajan hilang dan suhu minyak sudah tidak terlalu panas.

Aduk-aduk agar matang secara merata

Coba deh perhatiin kang cimol pas lagi ngegoreng cimol. Betul sekali! Kang cimol akan terus mengaduk-aduk cimol yang sedang digoreng menggunakan spatula dan serokan. Hal itu untuk membuat cimol dapat matang secara merata dan mengembang dengan sempurna. Mengaduk-aduk cimol saat menggoreng juga ampuh untuk mencegah cimol meledak.