Kategori
Kuliner

Wisata Kuliner ke Resto Sei Sapi di Malang yang Hits

Wisata Kuliner ke Resto Sei Sapi di Malang yang Hits

Wisata Kuliner ke Resto Sei Sapi di Malang yang Hits, – Makanan khas Kupang yang satu ini sedang populer. Se’i yang dibuat dari daging sapi ini punya cita rasa unik, enak disantap dengan nasi dan juga sambal.

Daging sapi yang diolah dengan cara diasap ini jadi salah satu makanan khas masyarakat NTT. Kini makanan ini sedang populer di Jakarta dengan pilihan menu daging yang halal seperti daging ayam, daging sapi dan juga lidah. Enak di santap dengan nasi, kuah kaldu dan juga tumis daun singkong.

Sei sapi merupakan salah satu hidangan khas dari Provinsi NTT yang saat ini sedang digandrungi masyarakat di seluruh nusantara. Sebenarnya makanan ini dikenal akan olahan daging babi yang begitu terkenal akan kenikmatannya. Namun banyaknya permintaan pasar akan olahan sapi, maka daging babi digantikan oleh daging sapi.

Tak ketinggalan di kota Malang juga mulai bermunculan kedai yang menghadirkan olahan daging sapi asap asal NTT ini.

Sei Sapi Mamtua

Pertama terdapat kedai Sei Sapi Mamtua yang lokasinya ada di Jl. Tawangmangu No.21, Lowokwaru, Kota Malang. Kedai ini menghadirkan suasana yang cukup nyaman meskipun ruangannya tidak begitu besar. Resto ini sudah berdiri sejak tahun 2018 dan dulunya belokasi di Jl. Letjen S Parman dan disebut sebagai pelopor sei sapi di Malang.

Sesuai dengan namanya kedai ini menghadirkan daging sei sapi yang sudah diasapi dengan cita rasa khas. Namun tak hanya itu saja, kedai ini juga menghadirkan daging sei ayam yang tak kalah nikmat.

Kedai ini buka setiap hari senin-minggu dari pukul 10.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Se’i Suba Suka

Ada pula Sei Suba Suka yang lokasinya berada di Jl. Mahakam No. 6, Rampal Celaket, Blimbing, Kota Malang. Lokasi kedai ini terbilang cukup strategis yang tak jauh dari pusat kota dan dekat dengan Lapangan Rampal. Sedangkan resto ini buka setiap hari mulai dari jam 10.30-21.30 WIB.

Kedai ini menghadirkan berbagai jenis olahan daging sei halal yang terbuat dari daging sapi dan ayam. Selain itu rasa dagingnya juga nikmat dan khas ditambah berbagai macam sambal yang bikin nagih.

Sei Sapi Kupang

Beralih ke sebelah timur kota Malang terdapat kedai Sei Sapi Kupang yang bertempat di Jl. Raya Sawojajar Gg V G, Kedungkandang, kota Malang. Sama seperti yang lain, resto ini juga menyediakan beragam olahan daging asap sei halal, terbuat dari daging sapi dan ayam.

Sedangkan harga makanan di resto ini berkisar antara 15-28 ribu yang pastinya pas dengan porsi yang dihidangkan. Selain itu, di resto ini juga menghadirkan minuman segar seperti es kocok durian dan berbagai macam milktea. Menariknya di resto ini buka selama 24 jam, yang artinya kalian dapat berkunjung jam berapa pun.

Kategori
Cooking

Tips dan Cara Memasak Se’i Sapi yang Enak

Tips dan Cara Memasak Se’i Sapi yang Enak

Tips dan Cara Memasak Se’i Sapi yang Enak, – Kini se’i sapi alias daging sapi panggang khas Kupang semakin populer. Tak hanya di Bandung, Jakarta juga punya sajian se’i sapi enak.

Se’ilera menjadi salah satu tempat makan yang menjual se’i sapi enak. Berlokasi area Bintaro, rumah makan se’i ini punya beragam menu enak yang wajb Anda coba. Ada se’i ayam, se’i sapi dan se’i lidah. Sambalnya juga ada tiga macam, sambal matah, sambal ijo dan juga sambal lu’at.

Olahan sei atau se’i khas Nusa Tenggara Timur belakangan menjadi kuliner yang diburu banyak orang. Masakan ini memiliki rasa yang khas dengan tekstur daging yang empuk.

Di kota-kota besar di Indonesia pun, resto-resto yang menyajikan menu se’i, baik dari babi, sapi, dan ayam. Bagi orang yang gak bisa makan daging babi, se’i sapi bisa jadi pilihan.

Gak melulu beli di luar, sebagian orang mulai memasaknya sendiri di rumah. Kalau kamu juga tertarik membuat se’i sapi sendiri, beberapa tips dan cara memasaknya di bawah ini bisa jadi panduanmu.

Cara memilih daging sapi yang segar

Untuk membuat se’i sapi, disarankan menggunakan daging sapi bagian has dalam. Penggunaan bagian has ditujukan supaya hasilnya lebih empuk dan mudah diolah.

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan adalah kesegaran dan kualitas daging. Daging yang segar dan berkualitas baik dapat dilihat dari tekstur, warna, dan aromanya.

Daging yang segar biasanya tidak ada bau yang terlalu amis dan terlalu tajam. Selain itu, tekstur daging yang segar saat disentuh akan kenyal, padat, serta berwarna merah kehitaman.

Dimarinasi sebelum diasapi

Se’i khas NTT aslinya menggunakan daging babi. Namun, jika kamu menggantinya dengan daging sapi, marinasi dagingnya terlebih dahulu sebelum diasapi. Sebab, daging sapi memiliki tekstur yang lebih keras daripada daging babi.

Kamu bisa melumuri daging sapi dengan menggunakan daun pepaya. Setelah dilumuri, diamkan selama 15-20 menit sebelum diasapi.

Selain daun pepaya, kamu juga memarinasi daging dengan menggunakan buah nanas. Namun, memarinasi daging dengan nanas tidak boleh lama-lama. Nanas punya kandungan asam yang tinggi. Apabila daging dimarinasi dengan nanas terlalu lama, maka daging bisa hancur.

Membuat alat pengasapan sendiri

Membuat se’i sapi idealnya menggunakan tungku batu atau drum pengasap dengan bahan bakar kayu kosambi. Namun, ada alternatif lain untuk membuatnya, yakni menggunakan panci dan beberapa alat dapur lainnya.

Alat dan bahan yang kamu butuhkan adalah panci, colander atau saringan, kertas aluminium, serpihan kayu, serta daun teh.

Pertama, siapkan panci berukuran besar, lalu letakkan kertas aluminium di bagian dalamnya. Pastikan kertas aluminium menutupi seluruh area bawah panci.

Setelah itu, masukkan serpihan kayu dan daun teh ke dalam panci. Kemudian, letakkan daging sei sapi di atas saringan. Nyalakan api besar, lalu tutup panci dengan rapat.

Pastikan asapnya tetap berada di dalam panci, sehingga bisa meresap ke dalam daging dengan sempurna. Lakukan proses ini selama 10 menit. Setelah itu, matikan api dan angkat panci dari kompor. Jangan langsung membuka tutupnya.

Biarkannya selama 10 menit lagi, supaya asapnya bisa meresap sempurna. Jika sudah, keluarkan daging sapi dari dalam panci.

Namun yang perlu kamu perhatikan, jika kamu menggunakan cara ini, sei sapi yang kamu buat belum matang seutuhnya. Selanjutnya, tumis daging tersebut dengan bumbu pilihanmu, atau diolah sesuai seleramu.

Kategori
Cooking

Olahan Daging Kurban Terfavorit di Indonesia

Olahan Daging Kurban Terfavorit di Indonesia

Olahan Daging Kurban Terfavorit di Indonesia, – Hewan kurban ini bisa berupa kambing, sapi ataupun domba. Tradisi ini dilakukan sebagai momen untuk berbagi dengan sesama, karena biasanya hasil dari daging kurban ini dibagikan untuk orang yang membutuhkan.

Daging hewan kurban dibagikan kepada warga sekitar, terutama yang membutuhkan. Hampir setiap orang pun memasak daging kurban di rumah, baik itu kambing atau sapi.

Dari sekian banyak jenis olahan daging kurban, berikut ini olahan daging kurban yang paling sering dan menjadi favorit warga Indonesia saat Idul Adha.

Rendang

Rendang menggunakan daging sapi yang dimasak dengan aneka rempah-rempah dan santan. Daging dimasak sampai berwarna kehitaman, barulah bisa disebut rendang

Tengkleng

Tengkleng khas Solo menyerupai gule kambing, tetapi dengan kuah yang lebih encer. Dibumbui berbagai rempah seperti cengkih, kayu manis, hingga bunga lawang

Bakso

Bakso juga jadi pilihan menarik. Dimasak di dalam kuah yang lezat, lalu disajikan bersama mi, tahu, dan sayuran

Semur

Semur daging sapi biasanya dicampur irisan kentang. Kuahnya terbuat dari campuran kecap manis, cengkih, pala, dan bawang merah

Gule

Gule biasanya menggunakan daging dan jeroan kambing sebagai bahan utamanya, dipadu santan dan rempah-rempah yang membuat lapar meningkat

Tongseng

Tongseng memiliki bumbu yang terasa lebih tajam ketimbang gule. Biasanya menggunakan tulang belakang dan iga kambing dicampur kol

Sop buntut

Sop buntut disajikan dengan kuah bening yang rasanya lebih ringan. Jika buntut sapi tak diolah dengan benar, waspada baunya jadi tak sedap

Rawon

Rawon berwarna hitam pekat dicampur kluwek. Daging sapi bagian sandung lamur dengan tekstur lebih empuk menjadi bahan utamanya

Sate

Sate menjadi makanan wajib saat Idul Adha, karena cara memasak yang mudah

Kare

Kare kambing menyerupai gule, tetapi ditambahkan daun kari atau lebih dikenal sebagai daun salam koja. Lalu diramu dengan bumbu seperti ketumbar, jinten, hingga cabai

Rica-rica

Makanan khas Manado satu ini memang memiliki rasa yang khas. Menu rica-rica memiliki rasa gurih, pedas, dan asin saat dipadukan dengan daging kambing ternyata nikmat dan lezat juga lho. Apalagi bagi kamu penyuka pedas.

***

Itulah olahan favorit warga Indonesia dari daging kurban Idul Adha. Bagaimana dengan menu masakan di rumah kalian saat lebaran haji?