Kategori
Music

5 Lagu Hit Didi Kempot Ini Masih Banyak Diunduh

5 Lagu Hit Didi Kempot Ini Masih Banyak Diunduh

5 Lagu Hit Didi Kempot Ini Masih Banyak Diunduh – Alunan-alunan irama dari penyanyi Didi Kempot di atas panggung, kini sudah tak ada lagi. Salah satu musisi terbaik genre campur sari itu telah pergi untuk selama-lamanya.

Bahkan setelah kepergiannya, Didi Kempot masih terus memiliki banyak penggemar. Tidak heran banyak yang masih men-download atau mengunduh lagu sang maestro Campur Sari agar bisa menjadi pengobat rindu mereka.

Maka, dari situlah terlihat lagu-lagu mana saja yang tak lekang oleh waktu dan masih menjadi pilihan terbanyak oleh para Sobat Ambyar untuk mengunduhnya.

Didi Kempot memang telah meninggalkan dunia ini. Para penggemar setianya atau sombat ambyar tentu merasa kehilangan.

Melansir dari http://ratutogel.com/ Namun lagu-lagunya masih sangat populer bagi berbagai kalangan dan lapisan masayarakat. Berikut adalah beberapa judul yang masih menjadi perhatian para penggemarnya.

1. Stasiun Balapan

Didi Kempot meninggal dunia

Wah, rasanya lagu berjudul “Stasiun Balapan” ini memiliki popularitas yang luar biasa antara berbagai lapisan masayarakat.

Tidak hanya itu, tembang dengan irama syahdu ini juga sangat populer bagi bermacam kalangan usia, padahal tanggal rilisnya sudah bertahun-tahun lalu.

Lirik lagu “Stasiun Balapan” ini begitu sendu. Isinya mengisahkan tentang seseorang yang mengantarkan kekasihnya berangkat ke Stasiun Solo Balapan.

Orang itu menahan rindu mendalam kepada pasangannya. Meskipun janjinya hanya pergi sebentar, nyatanya ia tidak kunjung kembali.

2. Banyu Langit

Berkat Gofar Hilman, Honor Manggung Didi Kempot Melejit : Okezone Celebrity

Sobat ambyar yang sangat menyukai lagu-lagu berkaitan dengan kisah patah hati tentu tidak akan melewatkan tembang berjudul “Banyu Langit” ini. Liriknya bercerita tentang seorang kekasih yang pergi meninggalkannya. Pilu sekali, bukan?

Lagu yang cocok menjadi teman saat suasana sendu ini berisi kisah seseorang saat menunggu kekasihnya untuk kembali. Ia rela menahan rindu cukup lama. Namun, sayang beribu sayang, orang itu justru meninggalkannya dan tak pernah datang lagi.

3. Suket Teki

Ribut soal agama Didi Kempot, eks menteri beri jawaban adem

Suket teki artinya merupakan salah satu nama rumput. Lagu sang maestro ini juga merupakan satu dari sekian banyak musik andalan sobat ambyar.

Liriknya bercerita mengenai sebuah kisah pilu dari seseorang yang memegang janji untuknya tetapi pemberinya justru ingkar.

Mungkin lagu ini sangat cocok bagi sobat ambyar yang baru saja mengalami pengkhianatan entah dari teman, keluarga atau kekasih.

Isinya jelas sekali menyuratkan kekecewaan mendalam. Seorang yang memberi jani harus menepatinya, tetapi sedih karena malah mengingkarinya.

4. Pamer Bojo

Malam Ini Didi Kempot Goyang Sobat Ambyar di Pekanbaru

Dalam Bahasa Indonesia, pamer bojo artinya memamerkan istri atau suami. Lagu ini memuat kisah pilu layaknya lagu-lagu populer Didi Kempot lainnya. Isinya berupa kisah seseorang yang merindukan kekasihnya karena lama tak berjumpa.

Pada lagu pamer bojo, orang yang menunggu kekasihnya sambil menahan rindu itu akhirnya bertemu dengannya. Namun, sayang sekali pacarnya itu justru membawa pasangan barunya seolah-olah sedang “Pamer Bojo”. Bahkan banyak orang yang ingin download lagu ini.

5. Dalan Anyar

Didi Kempot Sukses Buat Mahasiswa Ambyar di Penutupan PKKMB Unmer 2019 - MalangVoice

Satu lagi lagu ambyar dari penyanyi campur sari paling populer dari negeri ini, yaitu “Dalan Anyar”. Dalam Bahasa Indonesia ini artinya adalah jalan baru.

Makna dari tembang yang satu ini benar-benar berisi kisah pilu. Namun, pelafalan dan nada yang ia suguhkan cukup menarik untukpara pendengarnya.

Pada lagu “Dalan Anyar” ini, Didi Kempot menyampaikan sebuah kisah sedih tentang seseorang yang menyaksikan secara langsung saat kekasihnya berkencan dengan orang lain. Pedih sekali jika membayangkan memergoki pasangan berselingkuh.

Tetap Dikenang

Maka, sobat ambyar, itulah tadi 5 lagu Didi Kempot yang tak lekang oleh waktu. Meskipun beliau telah tiada, tetapi karyanya tetap menjadi kenangan indah bagi para penggemar setianya.

Selain kelima tembang tadi, masih ada segudang musik lain darinya. Semoga sang maestro pergi dengan tenang.

Kategori
Music

Ciptakan 800 Lagu, Didi Kempot Bapak Patah Hati Nasional

Ciptakan 800 Lagu, Didi Kempot Bapak Patah Hati Nasional

Ciptakan 800 Lagu, Didi Kempot Bapak Patah Hati Nasional – Beberapa penggemar kondang Indonesia bisa bertahan sampai beberapa dekade mendapat penggemar setia. Satu di atas adalah Didi Kempot yang sekarang juga digemari kaum milenial.

Nama penyanyi campursari Didi Kempot mengambil asing di telinga masyarakat Indonesia. Pria asal kota Solo ini bahkan mencapai julukan Bapak Patah Hati Nasional atau Bapak Hati Patah sebab lagu-lagunya yang bertema patah hati.

Didi Kempot yang bernama asli Didi Prasetyo lahir di Solo 31 Desember 1966 dikenal sebagai penyanyi campursari.

Banyak lagunya populer di kalangan masyarakat Jawa dan Indonesia umumnya, bahkan di Suriname antara lain berjudul Cidro, Sewu Kutho, Stasiun Balapan dan Suket Teki.

Putra mendiang pelawak Ranto Edi Gudel

Putra mendiang pelawak Ranto Edi Gudel, yang sekaligus adik kandung almarhum pelawak Mamiek Podang ini sebagai penyanyi campursari lawas tetapi semakin populer di era milenial. Tembang-tembangnya semakin mengundang anak muda.

Melansir tayangan Ngobam (Obrolan Bareng Musisi) di kanal Youtube Gofar Hilman, penyanyi berambut gondrong dan sering memakai blangkon (iket) beskapan lengkap rupanya sudah bisa dilihat di 700-800an lagu.

“Total semua lagu ada maksimum Mas Didi?” tanya Gofar Hilman seperti dikutip Media. “Wah lali aku (lupa saya), yah mungkin ada 700 hingga 800 lagu,” ungkap Didi Kempot.

Pernyataan itu langsung menyatakan tepuk tangan dan sorak meriah dari sekitar 1.500 sadboi dan sadgirl yang tergabung dalam Sobat Ambyar, sebutan untuk penggemar Didi Kempot.

Kenapa ada nama Kempot di belakang Didi? Mungkin sebagian besar orang masih belum mengetahuinya. Dia mengawali karir sebagai tunangan. Kempot singkatan dari Kelompok Pengamen Trotoar.

“Kelompok Pengamen Trotoar. Ngamen di jalanan. Sebelum kenal rekaman, saya ngamen di Keprabon dulu kali pertama. Di Solo ada warung lesehan nasi liwet di Keprabon. Habis itu kita hijrah ke Jakarta coba-coba adu nasib. Kumpul di Bundaran Slipi dulu.

Di situlah kita buat komunitas, dan timbulah Kelompok Pengamen Trotoar (Kempot), “terang Didi Kempot.