Kategori
Home

Raksasa Teknologi Terapkan WFH Sampai Akhir Tahun

Raksasa Teknologi Ini Terapkan Work From Home Sampai Akhir Tahun

Raksasa Teknologi Terapkan WFH Sampai Akhir Tahun – Platform dagang Amazon. Akan memberlakukan aturan karyawan untuk bekerja dari rumah hingga Oktober. Sementara Slack, penyedia platform komunikasi untuk perusahaan, memperpanjang WFH sampai September.

Ada satu yang setidaknya berubah akibat pandemik COVID-19 yaitu cara seseorang menyelesaikan pekerjaan. Berbagai perusahaan di dunia mulai menerapkan work from home atau kerja dari rumah begitu kasus infeksi virus corona meningkat.

Beberapa raksasa teknologi dunia malah terbuka dengan kemungkinan bahwa work from home adalah cara kerja di masa depan dengan pandemik ini sebagai periode uji coba dan memperlihatkan banyak pekerjaan bisa dilakukan dari tempat tinggal masing-masing.

Sekarang, begitu memasuki pertengahan tahun, setidaknya 5 raksasa perusahaan teknologi yang menggaji ratusan ribu karyawan di sejumlah negara merasa tidak terlalu terburu-buru untuk kembali pada cara kerja konvensional yaitu dari kantor.

Berikut adalah daftarnya:

Twitter lebih radikal karena membolehkan karyawan work from home selamanya

Menurut BBC, Twitter mengumumkan dalam sebuah memo pada Mei lalu work from home yang mereka jalankan sejak Maret berjalan sukses. Oleh karena itu, raksasa media sosial tersebut memutuskan bahwa jika berminat, karyawan boleh meneruskan cara kerja tersebut selamanya.

“Beberapa bulan terakhir membuktikan bahwa kita bisa membuatnya [work from home] berhasil,” kata perwakilan Twitter. “Jadi, apabila tanggung jawab dan situasi karyawan kami ada yang memungkinkan mereka bekerja dari rumah dan mereka ingin terus melakukannya selamanya, kami akan mengizinkan itu.”

Meski begitu, untuk yang memang ingin kembali ke kantor, Twitter tidak mempersoalkan. Sejauh ini, belum diketahui kapan CEO Twitter Jack Dorsey akan mengoperasikan kantornya lagi. Ada lebih dari 4.000 orang di seluruh dunia yang bekerja untuk perusahaan yang berkantor pusat di San Francisco tersebut.

Pemerintah Lokal Memperpanjang Aturan Berkegiatan di Rumah Untuk Mengurangi Penyebaran Virus Corona

Google pun tak buru-buru mengharuskan karyawan kembali ke kantor dan memberikan kompensasi bagi yang work from home

Menyadari begitu banyaknya karyawan yang bekerja untuk perusahaannya, CEO Google Sundar Pichai mengatakan kepada mereka kantor ditargetkan buka kembali pada 6 Juli. Bagi siapa saja yang ingin bekerja di kantor, mereka bisa memulainya saat itu.

CNET melaporkan Google memberlakukan fase-fase khusus yang dimulai dengan memenuhi 10 persen kapasitas masing-masing kantor. Berdasarkan rencana, pada September nanti setidaknya 30 persen dari kapasitas maksimal sudah terpenuhi.

Namun, perusahaan yang berkantor pusat di Mountain View, California, itu tak terlalu terbuka pada kemungkinan work from home untuk waktu lebih lama.

Akan tetapi, untuk yang sementara waktu masih work from home, Google menyediakan kompensasi sebesar Rp14 juta. Uang tersebut bisa dipakai karyawan untuk mempersiapkan segala keperluan kerja seperti meja, kursi dan koneksi internet.

Pichai sendiri menegaskan pihaknya tetap memperhatikan pedoman jaga jarak sehingga memerlukan ruangan lebih besar. Ia mengaku memasukkan ini ke dalam rencana Google.

Spotify mengizinkan karyawan di seluruh dunia untuk work from home sampai penghujung 2020

Dengan ketidakpastian mengenai kapan pandemik COVID-19 berakhir, perusahaan teknologi yang bergerak di bidang layanan streaming musik Spotify memutuskan seluruh karyawan boleh work from home sampai akhir 2020.

Spotify sendiri berkantor pusat di Stockholm, Swedia, dengan kantor-kantor cabang di New York, Tokyo dan London. Perusahaan itu juga beroperasi di lebih dari 70 negara di seluruh dunia. Juru bicara Spotify mengatakan kepada TechCrunch bahwa pihaknya tetap memperhatikan situasi di berbagai kota sebelum membuat keputusan.