Kategori
Cooking

Tips dan Cara Memasak Se’i Sapi yang Enak

Tips dan Cara Memasak Se’i Sapi yang Enak

Tips dan Cara Memasak Se’i Sapi yang Enak, – Kini se’i sapi alias daging sapi panggang khas Kupang semakin populer. Tak hanya di Bandung, Jakarta juga punya sajian se’i sapi enak.

Se’ilera menjadi salah satu tempat makan yang menjual se’i sapi enak. Berlokasi area Bintaro, rumah makan se’i ini punya beragam menu enak yang wajb Anda coba. Ada se’i ayam, se’i sapi dan se’i lidah. Sambalnya juga ada tiga macam, sambal matah, sambal ijo dan juga sambal lu’at.

Olahan sei atau se’i khas Nusa Tenggara Timur belakangan menjadi kuliner yang diburu banyak orang. Masakan ini memiliki rasa yang khas dengan tekstur daging yang empuk.

Di kota-kota besar di Indonesia pun, resto-resto yang menyajikan menu se’i, baik dari babi, sapi, dan ayam. Bagi orang yang gak bisa makan daging babi, se’i sapi bisa jadi pilihan.

Gak melulu beli di luar, sebagian orang mulai memasaknya sendiri di rumah. Kalau kamu juga tertarik membuat se’i sapi sendiri, beberapa tips dan cara memasaknya di bawah ini bisa jadi panduanmu.

Cara memilih daging sapi yang segar

Untuk membuat se’i sapi, disarankan menggunakan daging sapi bagian has dalam. Penggunaan bagian has ditujukan supaya hasilnya lebih empuk dan mudah diolah.

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan adalah kesegaran dan kualitas daging. Daging yang segar dan berkualitas baik dapat dilihat dari tekstur, warna, dan aromanya.

Daging yang segar biasanya tidak ada bau yang terlalu amis dan terlalu tajam. Selain itu, tekstur daging yang segar saat disentuh akan kenyal, padat, serta berwarna merah kehitaman.

Dimarinasi sebelum diasapi

Se’i khas NTT aslinya menggunakan daging babi. Namun, jika kamu menggantinya dengan daging sapi, marinasi dagingnya terlebih dahulu sebelum diasapi. Sebab, daging sapi memiliki tekstur yang lebih keras daripada daging babi.

Kamu bisa melumuri daging sapi dengan menggunakan daun pepaya. Setelah dilumuri, diamkan selama 15-20 menit sebelum diasapi.

Selain daun pepaya, kamu juga memarinasi daging dengan menggunakan buah nanas. Namun, memarinasi daging dengan nanas tidak boleh lama-lama. Nanas punya kandungan asam yang tinggi. Apabila daging dimarinasi dengan nanas terlalu lama, maka daging bisa hancur.

Membuat alat pengasapan sendiri

Membuat se’i sapi idealnya menggunakan tungku batu atau drum pengasap dengan bahan bakar kayu kosambi. Namun, ada alternatif lain untuk membuatnya, yakni menggunakan panci dan beberapa alat dapur lainnya.

Alat dan bahan yang kamu butuhkan adalah panci, colander atau saringan, kertas aluminium, serpihan kayu, serta daun teh.

Pertama, siapkan panci berukuran besar, lalu letakkan kertas aluminium di bagian dalamnya. Pastikan kertas aluminium menutupi seluruh area bawah panci.

Setelah itu, masukkan serpihan kayu dan daun teh ke dalam panci. Kemudian, letakkan daging sei sapi di atas saringan. Nyalakan api besar, lalu tutup panci dengan rapat.

Pastikan asapnya tetap berada di dalam panci, sehingga bisa meresap ke dalam daging dengan sempurna. Lakukan proses ini selama 10 menit. Setelah itu, matikan api dan angkat panci dari kompor. Jangan langsung membuka tutupnya.

Biarkannya selama 10 menit lagi, supaya asapnya bisa meresap sempurna. Jika sudah, keluarkan daging sapi dari dalam panci.

Namun yang perlu kamu perhatikan, jika kamu menggunakan cara ini, sei sapi yang kamu buat belum matang seutuhnya. Selanjutnya, tumis daging tersebut dengan bumbu pilihanmu, atau diolah sesuai seleramu.

Kategori
Cooking

Cara Memasak Jengkol Agar Tidak Bau

Cara Memasak Jengkol Agar Tidak Bau

Cara Memasak Jengkol Agar Tidak Bau – Sebenarnya, cukup banyak orang yang menyukai konsumsi jengkol. Namun, orang-orang kerap kali mengeluhkan bau dan rasanya yang pahit saat makan polong-polongan ini.

Padahal, jika diolah dengan tepat jengkol dapat menjadi makanan yang enak dan bikin ketagihan. Dengan menghilangkan rasa pahit dan membuat teksturnya lebih empuk, kamu tentunya akan lebih menikmati jengkol yang dapat diolah menjadi berbagai masakan.

Tanaman satu ini dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan lezat, mulai dari semur jengkol, sambal jengkol, jengkol kalio, hingga jengkol balado. Teksturnya yang mirip daging juga menjadi salah satu faktor jengkol disukai banyak orang.

Cara memasak jengkol yang tepat bisa kamu terapkan dengan memperhatikan proses perebusan hingga bahan-bahan tambahan yang digunakan. Dengan begitu, kamu bisa membuat makanan olahan jengkol yang enak dan menggugah selera setiap harinya.

Jengkol merupakan menu makanan yang tidak asing lagi bagi warga Jakarta. Tapi, banyak orang yang kurang suka makan jengkol, karena bau. Sebenarnya, jika melalui proses pengolahan dan memasak yang benar, jengkol bisa lezat banget, lho!

Pastikan jengkol sudah dikupas dan dicuci bersih

Terkadang, kita terburu-buru dalam memasaknya. Sehingga proses pengupasannya terlalu cepat dan banyak kulit tertinggal. Pada proses pencucian pun sama. Mungkin hanya dibilas saja tanpa diaduk atau dibersihkan beberapa kali terlebih dahulu.

Rendam dengan air cucian beras selama semalam

Setelah dikupas dan dicuci, kamu bisa merendam jengkol dalam air cucian beras. Jadi, setelah mencuci beras, tak perlu dibuang airnya. Ini bisa membantu untuk menghilangkan bau tak sedap pada jengkol.

Rebus dengan api kecil agar bumbu meresap sempurna

Terkadang, proses pengolahannya sudah benar, tapi memasaknya terlalu terburu-buru. Agar bumbu merasuk dan menghilangkan bau tak sedapnya, rebuslah dengan api kecil.

Bisa juga rebus dulu dengan kopi bubuk

Kalau mau lebih pasti lagi, kamu bisa merebus dengan kopi bubuk dulu sebelum mencampurkannya dengan aneka bumbu. Melalui metode ini, bau jengkol dijamin hilang sirna.

Konsumsi jengkol dengan kudapan lain agar tidak kaget

Saat makan jengkol, makanlah bersamaan dengan lauk lain seperti ayam, atau mungkin sayur dan sambal. Sehingga rasa jengkol tidak mendominasi. Apabila sudah terbiasa, barulah kamu bisa mencoba makan jengkol itu sendiri.

Hindari ekspektasi buruk

Meskipun jengkol sudah terkenal sebagai makanan yang mengeluarkan bau tak sedap, kamu tak boleh berburuk sangka sebelum mencoba makan jengkol. Jika kamu sudah berpikiran bahwa jengkol tidak enak, maka seenak apa pun jengkol itu rasanya pasti tidak memuaskan.

Bagi yang pertama makan jengkol, makanlah di restoran terpercaya

Hindari makan jengkol di warteg atau tempat-tempat yang tidak spesial menyediakan menu jengkol. Kamu bisa mencari restoran spesialis makanan Indonesia yang menyediakan jengkol dan mencobanya terlebih dahulu. Jika restoran tersebut sudah spesialis masakan Indonesia, biasanya jengkolnya lezat dan tak berbau.

Kategori
Cooking

Tips Memasak Usus Ayam

Tips Memasak Usus Ayam

Tips Memasak Usus Ayam – Usus ayam memang salah satu bagian yang jadi favorit banyak orang.

Teksturnya yang empuk dan kenyal kadang mengalahkan nikmatnya daging ayam itu sendiri.

Apalagi jika digoreng, gurihnya usus ayam bisa menggoyang lidah.

Tapi, jika Anda seorang pemula pasti kesulitan membersihkan usus ayam.

Pasalnya jika tidak dibersihkan secara tepat, usus akan memiliki bau yang tidak sedap.

Nah, untuk Anda yang penasaran, berikut ini SajianSedap sudah merangkum cara membersihkan usus ayam agar tidak bau yang bisa dicontek pemula ini.

Dijamin mudah dan pasti berhasil.

Gak semua orang menyukai jeroan ayam, karena merasa baunya lebih amis. Gak jauh berbeda dengan jeroan lainnya, usus ayam pun baunya sangat amis, apalagi kalau gak diolah dengan baik.

Pastikan membeli usus ayam yang masih segar. Pilih yang gak ada bau amis menyengat yang bisa tercium dari jauh

Lumuri usus ayam dengan jeruk nipis atau pun lemon dahulu selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air sampai benar-benar bersih

Rendam usus ayam dengan air kapur sirih selama 15 menit. Jangan lupa bilas, barulah rebus sesuai selera

Gak punya kapur sirih? Rendam usus yang sudah dibersihkan dengan campuran susu dan mentega. Amisnya hilang, rasanya pun lebih gurih

Gunakan daun pisang yang telah dirobek untuk meremas usus sampai lendirnya hilang. Amisnya hilang kalau diulang beberapa kali

Lumuri usus ayam dengan tepung kanji, lalu usapkan sampai sisa tepung berjatuhan. Tepung kanji mampu mengangkat kotoran yang tersisa

Sebelum dimasak, pastikan sudah mencuci usus ayam dengan air berulang kali. Perhatikan lekukan yang biasanya menyimpan kotoran

Rebus usus ayam dengan campuran daun salam, jahe, dan lengkuas. Tiriskan setelah direbus, pastikan airnya gak bersisa

Selalu rebus usus ayam dua kali. Setelah direbus dalam campuran daun salam, rebus kembali dengan bumbu sesuai selera

Gunakan air kelapa untuk merebus usus ayam biar rasanya lebih gurih. Teksturnya pun lebih empuk dibanding masak dengan air biasa

Itulah beberapa tips memasak usus ayam biar empuk dan gak amis. Rasanya dijamin lebih gurih dan sedap.

Sebenarnya, ada dua masalah yang paling sering dihadapi kala mengolah usus ayam yaitu lendir dan baunya.

Untuk lendir biasanya bisa dihilangkan dengan proses pencucian yang benar. Nah, untuk bau, bisa dihilangkan dengan proses perebusan yang benar.