Kategori
Cooking

Tips Memilih dan Mengolah Hati Sapi biar Gak Hancur

Tips Memilih dan Mengolah Hati Sapi biar Gak Hancur

Tips Memilih dan Mengolah Hati Sapi biar Gak Hancur, – Begini tips mengolahnya yang benar! Nantinya hewan kurban tersebut disembelih dan dibagikan kepada orang-orang yang tak mampu.  Ketika dibagikan tak selamanya orang-orang tersebut mendapatkan daging utuh.

Hati sapi bisa diolah menjadi hidangan yang lezat. Tapi untuk mengolahnya harus diperhatikan seperti memastikan teksturnya tidak hancur dan bau amis.

Perhatikan permukaan hati sapi

Hal pertama yang bisa kamu lakukan saat memilih hati sapi adalah melihat permukaannya. Pilihlah hati sapi tanpa ada guratan putih. Sekilas memang tampak seperti serat, tapi bukan.

Guratan itu menandakan hati sapi mungkin terjangkit cacing. Untuk berjaga-jaga, jangan sesekali memilih hati sapi dalam kondisi permukaan seperti itu, ya. Jika terlanjur, belah hati sapi dan periksa dengan teliti.

Pilih hati sapi berwarna merah terang

Warna pada hati sapi bisa membantu menentukan mana yang masih dalam kondisi segar. Hati sapi berwarna merah terang menandakan keadaannya masih segar dan baru saja diproses. Nah, pilihlah hati sapi seperti ini.

Sebaliknya, kalau warna hati sapi sudah mulai menghitam dan berlendir, jangan sesekali dibeli. Itu artinya hati sapi sudah mulai membusuk dan tak akan lezat saat dimasak. Rasanya bakal pahit di mulut.

Cium aroma hati sapi

Kamu juga bisa memeriksa kesegaran hati sapi dari aromanya. Hati sapi yang baunya segar dan tak amis layak dibeli. Kalau timbul bau menyengat dan cenderung anyir berlebihan, sebaiknnya jangan dipilih. Pengecekan aroma pada hati sapi sangat disarankan, mengingat caranya yang mudah.

Cek konsistensi bentuknya

Selain dari tekstur, warna, dan aroma, periksa pula konsistensi bentuk hati sapi. Pastikan hati sapi tak ada gumpalan atau bercak. Cara memeriksanya cukup mudah, kamu tinggal memegang hati sapi dan menekannya.

Jika bentuk hati sapi kembali seperti semula, artinya masih dalam keadaan segar. Namun, jika saat dipegang sudah terasa berlendir dan sulit dibentuk, sebaiknya jangan dipilih, ya.

Cuci hati sapi sampai bersih

Setelah membeli, jangan langsung dimasukkan ke dalam kulkas. Cuci dahulu dengan air mengalir hingga bersih. Meskipun hati sapi terlihat masih dalam keadaan segar, bukan berarti tak ada kuman yang menampel.

Namun, hindari mencucinya terlalu lama ataupun terlalu keras. Itu bisa membuat hati sapi mudah hancur nantinya. Cukup dibilas dengan air sampai darahnya benar-benar hilang.

Rebus dengan daun salam

Sebelum diolah menjadi suatu hidangan, sebaiknya hati sapi direbus terlebih dahulu. Untuk menghilangkan bau amis dan anyir, kamu bisa merebusanya dengan berbagai rempah. Gunakan daun salam, jahe, dan garam.

Kamu bisa memotong hati sapi jadi beberapa bagian terlebih dahulu saat direbus. Namun, perlu diingat untuk tak memotongnya terlalu kecil, agar tidak mudah hancur. Rebus hati sapi sampai setengah matang saja, ya.

Hindari memasaknya terlalu lama

Setelah direbus hingga setengah matang, segera angkat dan tiriskan hingga kering. Barulah diolah menjadi berbagai hidangan sesuai selera. Tetapi, pastikan kamu tak memasak hati sapi tersebut terlalu lama.

Hati sapi yang dimasak terlalu lama akan terasa keras. Apa pun jenis masakan yang dibuat, masaklah sebentar, asal sudah terlihat matang saja. Dengan begitu rasa hati sapi tetap nikmat dan lembut.

***

Itulah beberapa tips memilih dan mengolah hati sapi yang bisa kamu terapkan. Memang terlihat mudah, tapi pastikan kamu memeriksa dengan seksama, ya.

Kategori
Cooking

Tips Tepat Membuang Minyak Goreng Bekas

Tips Tepat Membuang Minyak Goreng Bekas

Tips Tepat Membuang Minyak Goreng Bekas, – Sekalipun sudah dikira-kira, seringnya minyak goreng tetap masih tersisa setelah dipakai memasak. Masalahnya kan kalau bisa nggak dipakai lebih dari tiga kali. Sebab, jika lebih dari itu, minyak akan berubah jadi racun yang bisa mengganggu kesehatanmu.

Karena hal tersebut, mau nggak mau kita tetap mesti membuang sisa minyak goreng. Tapi, buang minyak goreng bekas pun nggak boleh sembarangan. Soalnya, ada kandungan dalam minyak yang bisa mencemari lingkungan.

Minyak goreng merupakan salah satu bahan memasak yang digunakan sehari-hari. Penggunaannya yang memang khusus untuk menggoreng aneka olahan ini biasanya sering menyisakan sisa. Padahal, minyak dapat berbahaya bila berkali-kali digunakan. Sementara, membuangnya di wastafel juga berbahaya untuk lingkungan karena akan mencemarinya. Oleh sebab itu, kamu harus tahu bagaimana cara membuangnya.

Diamkan hingga minyak dingin

Banyak orang yang terburu-buru dalam membuang minyak ketika masih panas, padahal itu sangat berbahaya karena wadah yang digunakan dapat meleleh dan mengenai diri. Oleh sebab itu, diamkan hingga minyak dingin. Setelah itu, kamu baru lanjutkan langkah selanjutnya.

Membekukannya

Membekukan minyak goreng dapat menjadi alternatif pilihan lainnya yang dapat kamu lakukan. Cara ini dinilai cukup efektif karena kamu hanya perlu meletakan minyak bekas pada wadah dan membiarkannya di freezer hingga membeku. Setelah itu, kamu dapat membuangnya ke tempat pembuangan khusus.

Menggunakan oil solidfier

Oil solidfier ini merupakan bahan yang dapat digunakan untuk mengubah minyak goreng menjadi lebih padat. Cara ini juga akan sekaligus mematikan racun-racun yang ada di dalamnya. Kamu dapat membuangnya ke tempat khusus setelah itu.

Menggabungkan minyak dengan limbah lain

Selanjutnya, kamu dapat mencoba tips untuk menggabungkan minyak dengan limbah lain. Beberapa contoh limbah lain adalah serbuk gergaji, kotoran kucing, tisu, kertas pasir, dan lain sebagainya. Cara ini akan membantu minyak untuk terserap oleh limbah sehingga mudah dibuang.

Menyimpan minyak di wadah yang tak bisa didaur ulang

Selanjutnya kamu dapat memindahkan minyak ke wadah yang tak bisa didaur ulang. Salah satu wadah tersebut adalah botol plastik. Namun, kamu juga bisa menggunakan karton susu atau wadah berbahan kertas. Setelah itu buang di tempat sampah khusus.

Baiknya, sisa minyak bekas nggak kamu buang ke wastafel atau saluran pembuangan

Minyak umumnya akan berubah padat setelah dingin. Jika bercampur partikel sampah non air lainnya, lemaknya dapat menempel pada pipa dan menyebabkan penyumbatan. Sekali dua kali mungkin belum ada keluhan sumbatan, namun jika terlalu sering dilakukan ya jangan kaget kalau saluran pipa pembuanganmu mampet.

Hal ini nggak boleh kamu anggap sepele, karena selain mencemari lingkungan, membung minyak goreng bekas sembarangan juga bisa menyebabkan masalah di rumahmu. Terutama di saluran pembuangannya. Daripada nanti mengeluh ada sumbatan, mending hindari apa yang jadi penyebabnya.