Kategori
Cooking

Tips Maksimalkan Bawang Putih saat Masak

Tips Maksimalkan Bawang Putih saat Masak

Tips Maksimalkan Bawang Putih saat Masak, – Banyak masakan yang menggunakan bumbu bawang putih. Lebih-lebih pada masakan sederhana yang bisa dibuat dalam sekejap, seperti aneka tumisan.

Bawang putih merupakan bahan dasar yang digunakan pada saat memasak. Selain untuk menambah cita rasa, bawang putih juga memberikan aromanya tersendiri. Tentunya kamu pasti mau bila saat memasak menggunakan bawang putih, aromanya lebih maksimal. Oleh sebab itu, ada beberapa tips yang harus kamu ketahui.

Bahan dasar yang satu ini agaknya harus senantiasa tersedia di dapur, terutama untuk mengolah masakan Nusantara. Mulai dari sajian tumis hingga berkuah, kehadiran bawang putih sudah kadung dikenal ampuh untuk memaksimalkan kelezatan masakan.

Membeli bawang putih baru dan segar

Hal pertama yang akan menentukan hasil dari bawang putih adalah pemilihan kualitasnya. Pilih lah bawang putih yang masih segar dan baru agar hasilnya maksimal. Tentu dengan begitu, maka aromanya juga akan lebih menguat.

Sebaiknya gunakanlah bawang putih yang masih baru supaya aroma khasnya lebih terjaga

Makna ‘baru’ bukan berarti bawang putih yang dicabut belum lama ini, melainkan bawang putih yang baru saja diiris, digeprek, ataupun digerus. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan aroma tajam yang khas dari bawang putih tersebut pasca diolah, sehingga citarasa masakan pun dapat lebih maksimal.

Menghaluskan bawang putih dengan digerus

Cara untuk membantu mengeluarkan aroma sedap pada bawang putih adalah dengan menggerusnya. Cara ini dinilai mudah karena kamu hanya perlu menggerus atau memblendernya. Bawang putihmu jadi lebih harum pada masakan.

Alih-alih memakai blender, penggunaan cobek dan ulekan agaknya memang membuat bumbu menjadi lebih sedap, termasuk bawang putih. Penggerusan ini akan membuat getah pada bawang putih tersebut keluar lebih banyak. Alhasil, aromanya tentu lebih intens untuk masakan kelak.

Mengirisnya dengan pisau

Cara lainnya yang dapat kamu lakukan adalah mengirisnya dengan pisau hingga kecil-kecil. Cara ini dinilai cukup efektif meskipun kamu harus melakukannya secara manual. Tentu dengan begitu, maka akan membantu memberikan cita rasa dan aroma pada masakan.

Menggeprek bawang putih

Masih cukup repot untuk mengurus urusan bawang putih? Tenang, kamu dapat mencoba cara yang paling sederhana dan cepat, yaitu dengan menggeprek bawang putih. Cara ini dinilai sangat efektif dalam membuat aroma dan cita rasa pada bawang putih lebih maksimal.

Tumislah bawang putih saat belum panas

Untuk memaksimalkan aroma pada bawang putih, biasanya akan ditulis terlebih dahulu agar aromanya menguar. Kesalahan yang umum dilakukan adalah memasukan bawang putih pada wajan yang telah panas sehingga mudah matang, kering, dan tak maksimal aromanya. Oleh sebab itu, masukan bawang putih ke dalam wajan yang masih setengah panas agar maksimal aromanya saat menguat.

Kategori
Cooking

Tips Aman Menggoreng Cimol

Tips Aman Menggoreng Cimol

Tips Aman Menggoreng Cimol – Bandung memang dikenal sebagai surga jajanan. Sebagian besar camilan dan makanan yang berasal dari kota ini sunggulah lezat hingga sulit untuk dilupakan. Begitu pula dengan cimol Bandung. Cimol adalah makanan ringan yang dibuat dari tepung kanji. Cimol berasal dari kata (Bahasa Sunda aci digemol) yang artinya tepung kanji dibuat bulat-bulat.

Menggoreng adalah proses memasak yang paling banyak digunakan dalam mematangkan sebuah makanan. Tidak terkecuali dengan cimol dan olahan “aci” lainnya. Hanya saja, saat menggoreng cimol, cireng, dan camilan lainnya yang terbuat dari bahan dasar aci atau tepung tapioka, mereka sering kali meledak dan menciptakan cipratan minyak panas maha dahsyat.

Cukup untuk membuat kita panik, ketakukan, terkena serangan jantung ringan, dan tentu saja, luka bakar yang membuat kulit kita kemerahan dan perihnya gak seberapa tapi nyiksa banget. Jadi, gak heran kalau beberapa orang memakai alat pelindung berupa helm dan jas hujan saat menggoreng jajanan masa kecil yang melegenda ini.

Cimol yang terbuat dari aci atau kanji ini sebenarnya merupakan jajanan sederhana. Namun karena sensasi dimakannya yang seru, maka cimol punya penggemar tersendiri. Apalagi jika cimol dimakan dengan saus kacang, digoreng dengan telur, hingga ditaburi dengan bumbu bubuk.

Untuk memuaskan hasrat untuk makan cimol, kamu sebenarnya tak perlu jauh-jauh pergi ke Bandung. Sebab kamu pun bisa membuatnya sendiri di rumah. Jajanan buatan rumah ini tentu saja juga aman untuk dikonsumsi setiap hari karena kamu bisa menggunakan bahan pilihan.

Perkecil ukuran cimol dan olahan aci lainnya

Sebagai aksi pencegahan, kamu bisa memulainya dengan memperkecil ukuran cimol, cireng, pempek, otak-otak, dan olahan aci lainnya. Ukuran cimol yang lebih kecil mampu mempercepat proses penggorengan karena lebih cepat matang. Dan tentunya memperkecil risiko terkena cipratan minyak panas. Intinya, mencegah itu lebih baik daripada mengobati, bukan?

Gunakan api kecil

Nah, yang satu ini yang paling penting. Gunakan api kecil saat menggoreng olahan aci. Itu karena suhu minyak goreng yang terlalu panas dapat memicu adonan cimol dan olahan aci lainnya untuk meledak dan menciptakan cipratan minyak panas yang tidak di inginkan.

Jika dari dalam wajan mulai terlihat mengeluarkan asap saat menggoreng cimol, segera matikan kompor. Itu artinya suhu minyak terlalu panas. Tunggu beberapa saat sampai asap dari dalam wajan hilang dan suhu minyak sudah tidak terlalu panas.

Aduk-aduk agar matang secara merata

Coba deh perhatiin kang cimol pas lagi ngegoreng cimol. Betul sekali! Kang cimol akan terus mengaduk-aduk cimol yang sedang digoreng menggunakan spatula dan serokan. Hal itu untuk membuat cimol dapat matang secara merata dan mengembang dengan sempurna. Mengaduk-aduk cimol saat menggoreng juga ampuh untuk mencegah cimol meledak.

Kategori
Cooking

Tips Memasak Usus Ayam

Tips Memasak Usus Ayam

Tips Memasak Usus Ayam – Usus ayam memang salah satu bagian yang jadi favorit banyak orang.

Teksturnya yang empuk dan kenyal kadang mengalahkan nikmatnya daging ayam itu sendiri.

Apalagi jika digoreng, gurihnya usus ayam bisa menggoyang lidah.

Tapi, jika Anda seorang pemula pasti kesulitan membersihkan usus ayam.

Pasalnya jika tidak dibersihkan secara tepat, usus akan memiliki bau yang tidak sedap.

Nah, untuk Anda yang penasaran, berikut ini SajianSedap sudah merangkum cara membersihkan usus ayam agar tidak bau yang bisa dicontek pemula ini.

Dijamin mudah dan pasti berhasil.

Gak semua orang menyukai jeroan ayam, karena merasa baunya lebih amis. Gak jauh berbeda dengan jeroan lainnya, usus ayam pun baunya sangat amis, apalagi kalau gak diolah dengan baik.

Pastikan membeli usus ayam yang masih segar. Pilih yang gak ada bau amis menyengat yang bisa tercium dari jauh

Lumuri usus ayam dengan jeruk nipis atau pun lemon dahulu selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air sampai benar-benar bersih

Rendam usus ayam dengan air kapur sirih selama 15 menit. Jangan lupa bilas, barulah rebus sesuai selera

Gak punya kapur sirih? Rendam usus yang sudah dibersihkan dengan campuran susu dan mentega. Amisnya hilang, rasanya pun lebih gurih

Gunakan daun pisang yang telah dirobek untuk meremas usus sampai lendirnya hilang. Amisnya hilang kalau diulang beberapa kali

Lumuri usus ayam dengan tepung kanji, lalu usapkan sampai sisa tepung berjatuhan. Tepung kanji mampu mengangkat kotoran yang tersisa

Sebelum dimasak, pastikan sudah mencuci usus ayam dengan air berulang kali. Perhatikan lekukan yang biasanya menyimpan kotoran

Rebus usus ayam dengan campuran daun salam, jahe, dan lengkuas. Tiriskan setelah direbus, pastikan airnya gak bersisa

Selalu rebus usus ayam dua kali. Setelah direbus dalam campuran daun salam, rebus kembali dengan bumbu sesuai selera

Gunakan air kelapa untuk merebus usus ayam biar rasanya lebih gurih. Teksturnya pun lebih empuk dibanding masak dengan air biasa

Itulah beberapa tips memasak usus ayam biar empuk dan gak amis. Rasanya dijamin lebih gurih dan sedap.

Sebenarnya, ada dua masalah yang paling sering dihadapi kala mengolah usus ayam yaitu lendir dan baunya.

Untuk lendir biasanya bisa dihilangkan dengan proses pencucian yang benar. Nah, untuk bau, bisa dihilangkan dengan proses perebusan yang benar.